Ternate – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, memimpin apel pagi “Rabu Menyapa” di Kantor Satpol PP dan Linmas Kota Ternate. Dalam arahannya, mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) terkait kebijakan Work From Home (WFH) yang sedang diberlakukan.

Sekda menegaskan bahwa kebijakan WFH bertujuan untuk efisiensi serta membangun budaya kerja ASN yang lebih baik. Namun demikian, ia menekankan bahwa WFH bukan berarti libur. “WFH bukan libur, tapi tetap bekerja dari rumah,” katanya.

Menurutnya, penerapan WFH akan berdampak pada berkurangnya intensitas interaksi internal. Oleh karena itu, ia telah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk kecamatan, untuk rutin melaksanakan apel pagi setiap hari Senin.

Apel pagi tersebut, lanjutnya, menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, terutama setelah jeda akhir pekan. “Dengan WFH, kita melewati banyak hal dari Jumat sampai Minggu. Maka apel pagi penting untuk memperkuat koordinasi di masing-masing OPD, termasuk di kantor camat,” ujarnya.

Sekda juga mengingatkan bahwa meski WFH diterapkan pada hari Jumat, hal tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh OPD, termasuk Satpol PP, tetap menjaga ritme pelayanan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif dan inovatif di lingkungan Satpol PP sebagai kunci keberhasilan organisasi. “Kolaborasi dan inovasi menjadi kunci terlaksananya program dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda juga menekankan pentingnya komitmen dalam menjalankan tugas. Ia turut mengapresiasi capaian kinerja Satpol PP hingga memasuki triwulan II tahun 2026.

Menurutnya, meskipun terdapat rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja. “Penyesuaian anggaran hanya pada program yang belum prioritas, bukan berarti kinerja kita ikut melemah,” ujarnya.


Sumber: RRI Ternate