Harlah Muslimat NU ke-80, Dirangkai Acara Halal bi halal serta Pelepasan JCH
Ternate – Peringatan hari lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) ke-80 yang dirangkaikan dengan acara halal bi halal serta pelepasan jama’ah calon haji (JCH) merupakan momentum yang sarat makna, tidak hanya sebagai perayaan usia organisasi, tetapi juga sebagai refleksi perjalanan panjang dalam pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
Di usia yang ke-80, Muslimat NU telah menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi perempuan yang konsisten dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman yang moderat, pendidikan, serta pemberdayaan sosial. Momentum ini menjadi pengingat bahwa peran perempuan dalam pembangunan masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata, melainkan menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni sosial.
Rangkaian halal bi halal dalam acara ini memperkuat nilai silaturahmi dan persatuan. Tradisi saling memaafkan setelah Hari Raya Idulfitri bukan hanya simbolis, tetapi menjadi langkah nyata dalam merawat ukhuwah Islamiyah di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.
Sementara itu, pelepasan jama’ah haji memberikan nuansa spiritual yang mendalam. Momen ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga doa dan harapan agar para jama’ah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur. Ini sekaligus mencerminkan kepedulian dan kebersamaan dalam kehidupan beragama.
Kehadiran Wakil gubernur dalam acara ini memiliki makna yang sangat penting. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian, dukungan, dan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan sosial, keagamaan dan organisasi kemasyarakatan seperti Muslimat NU. Hal ini mencerminkan hubungan yang harmonis dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Reporter: Nurni Abdullah



Tinggalkan Balasan