Ternate – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), menyatakan kesiapannya menyalurkan bantuan logistik untuk para korban gempa bumi di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate.

“Kami telah siap untuk salurkan bantuan logistik melalui kapal laut. Logistik ini merupakan bantuan paket gabungan antara Pemerintah Pusat dan berbagai pihak di daerah ini,” kata Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Samsuddin Samad saat ditemui di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Minggu 5 April 2026.

Dia menjelaskan, penyaluran bantuan logistik ini merupakan bantuan tahap kedua dan total bantuan yang siap disalurkan ini sebanyak empat ton.

“Bantuan logistik dari Pemerintah Pusat melalui BNPB ini berupa 100 paket sembako, 200 lembar tikar, 50 box family kits hingga dua unit paket tenda,” ungkapnya.

Samsuddin mengatakan, semua penyaluran bantuan logistik yang diangkut melalui Posko Penanganan Bencana Gempa bumi Kota Ternate kemudian disalurkan ke lokasi terdampak.

“Kita memberangkatkan empat ton bantuan logistik ini menggunakan kapal Pandudewanata milik Basarnas Ternate dan sore nanti langsung diberangkatkan menuju ke Kecamatan Pulau Batang Dua dengan waktu tempuh kurang lebih enam jam,”ujarnya.

Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (02/4/2026) pagi kemarin itu membuat ribuan warga di Kota Ternate harus mengungsi.

Berdasarkan data dari Posko Penanganan Bencana Gempa Bumi menyebut sebanyak enam kecamatan di Kota Ternate terdampak dengan total 100 unit rumah warga rusak ringan, 90 unit rusak sedang dan 71 unit rumah rusak berat.

Sementara jumlah pengungsi yang hingga hari ke empat pascagempa bumi ini tercatat 1.966 jiwa dari total 568 kepala keluarga.


Sumber: Antara