Ternate – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) menggelar rapat teknis persiapan operasional pemberangkatan calon jamaah haji 2026 di Aula Mina Asrama Haji Ngade, Ternate, Rabu 15 April 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan dan keberangkatan jamaah berjalan lancar.

Rapat dipimpin langsung Kepala Biro Kesra Maluku Utara, Asrul Gaelea, yang juga Ketua PPIHD Malut. Ia menegaskan koordinasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Sinergi antarbidang menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan haji, sehingga seluruh tahapan harus dipersiapkan secara matang,” ujar Asrul.

Rapat tersebut melibatkan sejumlah bidang strategis yang memiliki peran penting dalam pelayanan jamaah, yakni transportasi, konsumsi, kesehatan, logistik, serta keamanan dan ketertiban. Masing-masing bidang memaparkan kesiapan teknis serta rencana kerja sesuai tugasnya.

Pada sektor transportasi, fokus pembahasan diarahkan pada kesiapan armada dan jadwal pergerakan jamaah dari kabupaten/kota menuju embarkasi. Tahun ini, calon jamaah haji asal Maluku Utara tergabung dalam Kloter 13 dan 15 dengan total 785 orang.

Sementara bidang konsumsi memastikan ketersediaan makanan yang layak, higienis, dan sesuai kebutuhan jamaah selama perjalanan. Bidang kesehatan menyiapkan pemeriksaan medis, pendampingan kesehatan, serta mitigasi risiko, terutama bagi jamaah lanjut usia.

Di sisi lain, bidang logistik bertanggung jawab atas distribusi perlengkapan dan kebutuhan operasional lainnya. Sedangkan unsur keamanan memastikan kenyamanan jamaah selama masa karantina di Asrama Haji Ternate.

Sesuai jadwal, jamaah haji Maluku Utara akan diberangkatkan menuju Makassar pada 29 dan 30 April 2026 sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Asrul menambahkan, rapat teknis ini juga menekankan pentingnya pelayanan prima dengan mengedepankan aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jamaah. Seluruh petugas diminta bekerja profesional, terkoordinasi, serta responsif terhadap potensi kendala di lapangan.

“Dengan dilaksanakannya rapat teknis ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara optimistis proses pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2026 dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan,” ucapnya.


Sumber: RRI Ternate