Ternate – Nukila Dive, salah satu pengelola jasa wisata bahari di Kota Ternate berpartisipasi untuk ikut serta dalam gelaran Marine Action Expo (MEX) 2026. Nukila membawa potensi laut Maluku Utara dalam ekspo yang akan berlangsung pada 24 – 26 April 2026 di Balai Kartini, Jakarta.

Rio Alting, instruktur selam Nukila Dive menyampaikan tujuan partisipasi tersebut untuk promosi dan mendorong Malut menjadi destinasi utama wisata bahari di Indonesia. “Nukila akan hadir sebagai representasi Malut dalam mendorong promosi wisata bawah laut agar lebih dikenal luas dan mendorong agar Malut menjadi destinasi utama bagi para pencinta selam domestik maupun mancanegara,” ucapnya.

Sebagai pelaku wisata bahari, Nukila Dive akan mempromosikan empat destinasi wisata selam di Malut karena memiliki konektivitas yang tinggi. Destinasi tersebut antara lain , Pulau Morotai, Jailolo, Ternate, dan Tidore.

Empat destinasi tersebut memiliki keunikan khas yang berbeda satu sama lain baik dari segi jarak, habitat satwa endemik, hingga keindahan bawah lautnya. “Morotai terkenal dengan pasir putih, museum perang bawah air, habitat hiu, Jailolo menawarkan akses selam yang mudah, Ternate menjadi habitat satwa endemik, dan Tidore juga memiliki aksesibilitas yang mudah dari Ternate,” ungkapnya.

Tidak hanya wisata bahari, Rio juga menyampaikan akan adanya kolaborasi dengan beberapa pelaku usaha lokal Malut yang akan hadir dalam gelaran MAX 2026. Papeda Kogunga yang menawarkan pangan khas Malut dan Ayo Baronda yang menawarkan paket kombinasi selam dan pendakian gunung.

Sebagai pelaku wisata, Rio berharap hadirnya dukungan pemerintah untuk bersinergi baik dalam promosi hingga kebijakan yang mendukung kemajuan pariwisata. “Kami berangkat ke MAX 2026 dengan biaya mandiri oleh karena itu saya berharap ke depan, pemerintah dapat lebih bersinergi baik dalam hal promosi bersama dan kebijakan yang mendukung kemajuan pariwisata bawah laut Maluku Utara,” ucapnya.


Sumber: RRI Ternate