RRI Gelar PTQ ke-55, Perkuat Generasi Muda Qurani di Era Digital
IGMTV.net – Radio Republik Indonesia (RRI) kembali menyelenggarakan Pekan Tilawatil Quran (PTQ) ke-55 tahun 1447 Hijriah bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) guna mencetak generasi muda Qurani di era digital.
Mengusung tema “Memperkuat Generasi Muda Qurani di Era Digital, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, PTQ tahun ini diharapkan menjadi pengingat bagi generasi muda untuk tetap menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup di tengah derasnya arus informasi dan dinamika digital.
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Muchlis M. Hanafi, menekankan pentingnya nilai-nilai Al-Quran sebagai pedoman moral di era modern.
“Di era digital, jalan kehidupan semakin beragam dan penuh tantangan. Informasi begitu melimpah, opini berseliweran, dan nilai-nilai seringkali saling bertabrakan. Dalam situasi seperti ini, kita memerlukan pedoman yang paling lurus, kokoh, dan tegak yang mampu menjaga dan menegakkan martabat manusia. Itulah inti ajaran Al Quran,” kata Muchlis di Jakarta, Kamis.
PTQ yang telah digelar sejak 1968 itu menjadi ruang pembinaan, dakwah kultural, sekaligus penguatan nilai-nilai Al-Quran melalui media penyiaran publik. Pelaksanaan tahun ini dilakukan secara terpusat dan hybrid, melalui tahapan audisi daring serta grand final secara luring di Jakarta.
Pada penyelenggaraan ke-55 ini, PTQ RRI membuka empat kategori lomba, yakni tilawah, tahfidz Al-Quran, tausiyah, dan tartil sensorik netra. Pendaftaran peserta dibuka secara daring pada 9–16 Februari 2026, sementara proses penilaian atau kurasi dilaksanakan pada 18–24 Februari 2026 secara terpusat menggunakan sistem digital guna menjamin akurasi dan transparansi.
Kategori tilawah diikuti peserta umum dari seluruh satuan kerja dan stasiun produksi RRI se-Indonesia. Adapun kategori tausiyah, tahfidz, dan tartil sensorik netra merupakan utusan dari 17 koordinator wilayah RRI di seluruh Indonesia. Total peserta yang telah terdaftar mencapai 1.588 orang.
Batas usia peserta ditetapkan 17–30 tahun untuk kategori tilawah, tausiyah, dan tahfidz, serta 17–35 tahun untuk kategori tartil sensorik netra.
Selain itu, sebanyak 18 dewan hakim dari Kemenag juga telah dikukuhkan untuk menilai para peserta secara profesional, objektif, dan independen sesuai standar keilmuan Al-Quran yang berlaku.
Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik RRI, Hendrasmo, menyampaikan bahwa tahap grand final nasional akan menghadirkan 24 finalis, masing-masing tiga putra dan tiga putri dari setiap kategori. Grand final tersebut akan diselenggarakan secara langsung di RRI Jakarta pada 27 Februari 2026.
“Melalui jaringan siaran nasional, platform digital RRI, serta dukungan multiplatform, PTQ ke-55 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga gerakan literasi Qurani yang menjangkau generasi muda, keluarga Muslim, dan komunitas religius di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat mental spiritual generasi muda dan membawa manfaat bagi umat,” ujar Hendrasmo.



Tinggalkan Balasan