Jayapura – Sekitar seribuan umat Islam melaksanakan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Gubernur Papua, Sabtu (21/3/2026). Pelaksanaan salat berlangsung khidmat dan lancar.

Bertindak sebagai imam, Ustad Muhammad Rum Rumadan yang merupakan qori nasional dan pendiri Yayasan Qur’an Mujibur Rahman. Kegiatan tersebut juga menampilkan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri.

Usai melaksanakan salat, Gubernur Papua mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan toleransi di Papua. Ia juga mengingatkan pentingnya mempererat hubungan antarumat beragama. “Kita jaga toleransi, kita saling bersalam-salaman dan membuka diri dengan semua saudara yang ada di Papua,” kata Fakhiri.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap sederhana dalam merayakan Idulfitri. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadhan perlu terus dijaga.

“Kita boleh merayakannya, tapi jangan berlebihan. Kita jaga apa yang sudah kita dapat selama bulan puasa,” ujarnya.

Selain itu, Fakhiri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Ia meminta warga mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, longsor, dan kecelakaan laut. “Musim hujan masih tinggi, kami meminta masyarakat tetap siaga dan segera melaporkan jika terjadi bencana,” katanya.

Sementara itu, Ketua Harian PHBI Papua H. Alwi Tianlean menyampaikan rasa terima kasih atas pelaksanaan salat Idulfitri yang berjalan lancar. Ia mengatakan cuaca yang semula hujan akhirnya membaik saat pelaksanaan shalat. “Alhamdulillah, pagi ini kita bisa melaksanakan salat Idulfitri dengan tertib dan lancar,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua yang setiap tahun memfasilitasi pelaksanaan shalat di halaman kantor gubernur. Alwi menambahkan tradisi toleransi antarumat beragama di Papua terus terjaga dengan baik. “Kami berharap kondisi ini tetap terjaga demi menjaga kedamaian di Tanah Papua,” kata dia.


Sumber: KBRN