Porprov Malut 2026 Terus Dimatangkan, 27 Cabor Bakal Dipertandingkan
Ternate – Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara memastikan kesiapan pelaksanaan Porprov ke-V yang akan berlangsung pada 1–8 Juni 2026 di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, terus dimatangkan.
Ketua PB Porprov Maluku Utara, Makmur Gamgulu, mengatakan sejumlah tahapan penting telah dilaksanakan, mulai dari sayembara maskot, pelaksanaan Chief de Mission (CDM) Meeting pertama, hingga rapat koordinasi antara panitia besar, KONI, dan seluruh cabang olahraga.
“Selain itu, kami juga sudah melakukan launching maskot Porprov di Landmark Ternate sebagai bagian dari sosialisasi kegiatan,” ujar Makmur dalam dialog interaktif, Jumat 24 April 2026.
Makmur menjelaskan, kesiapan tidak hanya difokuskan pada tuan rumah, tetapi juga seluruh kontingen dari kabupaten dan kota di Maluku Utara. Melalui pertemuan virtual bersama KONI daerah, seluruh peserta menyatakan kesiapan mengikuti ajang olahraga tersebut.
Untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, tim delegasi dari masing-masing cabang olahraga bersama panitia besar dijadwalkan turun langsung ke Tobelo guna mengecek kondisi venue pertandingan.
“Nah, sehingga itu lebih awal kita harus turun ke sana. Dan dari gambaran yang disampaikan, selain ada dikirimin kami dalam bentuk foto, video, audio-visual dikirim ke kami, kami melihat bahwa venue-venue di sana sudah cukup memadai,” kata Makmur.
Ia menambahkan, secara umum fasilitas venue di Tobelo telah siap digunakan. Meski demikian, masih terdapat beberapa lokasi yang memerlukan pembenahan ringan akibat lama tidak digunakan.
“Ada satu dua venue yang belum rampung, tapi itu sebelumnya sudah pernah digunakan untuk event olahraga. Jadi tinggal dibenahi saja,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua PB Porprov Maluku Utara, Qalbi Rasyid, menyebutkan Porprov 2026 akan mempertandingkan sebanyak 27 cabang olahraga.
Menurutnya, partisipasi kabupaten dan kota cukup variatif, tergantung kesiapan masing-masing daerah dalam mengirimkan atlet.
“Jadi dengan 27 cabang olahraga, memang ada kabupaten/kota yang hanya mengikuti beberapa cabor. Misalnya Taliabu hanya tujuh cabor, tapi ada juga yang ikut hampir semua,” ucapnya.
Ia menambahkan, tuan rumah Halmahera Utara bersama Kota Ternate menjadi daerah dengan partisipasi cabang olahraga terbanyak.
“Yang seluruhnya itu tuan rumah, kemudian Kota Ternate, yang lainnya itu tidak semua cabor mereka ikutkan, tetapi variatif seperti itu,” katanya.
Sumber: RRI Ternate



Tinggalkan Balasan