Senyum Kecil dari Pos Pengungsian: Kehangatan Bantuan untuk Anak-anak Batang Dua
Ternate – Senyum kecil anak-anak di Pulau Mayau pecah saat tim Baznas Kota Ternate tiba di pos pengungsian, Sabtu siang, 11 April 2026. Kedatangan kendaraan roda tiga yang membawa tiga kardus besar seolah menjadi harapan yang datang di tengah keterbatasan.
Anak-anak itu seakan memahami bahwa kardus-kardus tersebut bukan sekadar barang biasa. Benar saja, bantuan yang dibawa kali ini dikhususkan untuk mereka, anak-anak pengungsi yang bertahan di beberapa titik di Mayau.
Tiga kardus besar berisi paket makanan ringan langsung menjadi pusat perhatian. Tim Baznas yang dipimpin Wakil Ketua IV, Nardiansyah Noor, mengajak anak-anak berkumpul dan berjejer rapi untuk menerima bantuan.
Dengan langkah kecil yang berlari penuh semangat, anak-anak mendekat dengan wajah berbinar. Di balik barak sederhana beratapkan terpal di bawah rindangnya pohon kelapa, terpancar kebahagiaan yang sederhana namun begitu berarti.
Tak hanya anak-anak, orang tua, lansia, hingga para ibu yang menggendong bayi ikut mendekat. Rasa penasaran bercampur haru menyelimuti suasana pengungsian yang dibangun seadanya.
Angin yang berhembus pelan di antara pepohonan kelapa seolah membawa suasana hangat. Di tengah duka akibat bencana, kebersamaan itu menghadirkan secercah harapan baru bagi para penyintas.
Satu per satu paket snack dibagikan kepada anak-anak. Tawa mereka pecah, menghadirkan keceriaan yang sempat hilang sejak gempa dahsyat melanda.

Dari sudut pengungsian, senyum para ibu merekah pelan. Ada keyakinan yang tumbuh, bahwa masa sulit akibat gempa berkekuatan 7,6 magnitudo yang merenggut tempat tinggal mereka, perlahan akan berlalu.
“Rasanya senang dapat snack ini,” ujar Marsheila dengan polos. Sementara Io, bocah berusia sekitar tiga tahun, mengucapkan terima kasih dengan suara lirih namun tulus kepada tim yang datang.
Ungkapan sederhana itu menjadi pengingat bahwa bantuan kecil sekalipun memiliki makna besar. Di tengah keterbatasan, perhatian menjadi hal yang paling dirasakan.
Wakil Ketua IV Baznas Kota Ternate, Nardiansyah Noor, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Baznas melalui program Baznas Tanggap Bencana. Kehadiran mereka tidak hanya membawa snack, tetapi juga logistik penting bagi para pengungsi.
Sebanyak 240 paket snack disalurkan kepada anak-anak di dua titik di Mayau serta beberapa kelurahan lain di Kecamatan Pulau Batang Dua. “Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus mengembalikan keceriaan anak-anak di pengungsian,” ucap Anca, yang merupakan penanggung jawab Baznas Tanggap Bencana Kota Ternate.
Selain itu, kata dia, dalam distribusi tahap III, Baznas juga menyalurkan 600 paket sembako kepada masyarakat di enam kelurahan. Bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.
Nardiansyah turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. Ia menegaskan, kepedulian tersebut menjadi kekuatan besar dalam membantu sesama, terutama saat bencana melanda.
Sumber: RRI Ternate



Tinggalkan Balasan