Kasus Perjalanan Dinas Anggota Dewan Bergulir, Tiga Pimpinan DPRD Ternate ‘ngaku’ Tetap kerja

Ternate – Tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menegaskan lembaganya tetap fokus menjalankan tugas dan fungsi kedewanan di tengah dinamika pemberitaan dan polemik yang berkembang di ruang publik, termasuk terkait anggota DPRD Nurjaya Hi. Ibrahim.

Penegasan itu disampaikan Ketua DPRD Kota Ternate Rusdi A. Im, S.T., bersama Wakil Ketua I Amin Subuh, S.H., dan Wakil Ketua II Jamian Kolengsusu.

Ketiganya menyatakan dinamika yang berkembang tidak boleh mengganggu pelaksanaan tugas konstitusional DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan serta menyerap aspirasi masyarakat.

“Kami menghormati dinamika yang berkembang di ruang publik. Namun, kami ingin menegaskan bahwa DPRD Kota Ternate tetap fokus bekerja. Tugas kami adalah menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan serta menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegas ketiga pimpinan lembaga itu, Selasa (15/9/2026).

Menurut mereka, setiap persoalan yang muncul di lingkungan DPRD harus diselesaikan melalui mekanisme kelembagaan dengan tetap mengacu pada ketentuan hukum, tata tertib, dan kode etik yang berlaku.

Mereka juga meminta agar berbagai informasi, pernyataan, maupun pemberitaan yang berkembang tidak mengaburkan kerja-kerja kelembagaan DPRD yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Kami tidak ingin DPRD terseret ke dalam polemik yang tidak produktif. Energi kami lebih baik digunakan untuk membahas kebutuhan masyarakat, mengawal pembangunan, memperjuangkan pelayanan publik, serta memastikan kebijakan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Ternate,” ujarnya.

Ketiga pimpinan DPRD tersebut juga menilai perbedaan pendapat, kritik, dan dinamika politik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, seluruh proses tersebut harus tetap dilakukan secara bertanggung jawab serta menghormati ketentuan hukum dan etika.

Mereka mengajak masyarakat melihat kinerja DPRD secara objektif berdasarkan proses kelembagaan dan hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana DPRD tetap hadir dan bekerja untuk masyarakat. Kami tetap berada di meja-meja parlemen, membahas persoalan daerah, menerima aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan, serta memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat Kota Ternate,” kata mereka.

Ketiga pimpinan DPRD menegaskan lembaga legislatif tersebut akan tetap menjalankan amanah rakyat melalui mekanisme kelembagaan yang konstitusional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana Kota Ternate tetap kondusif dan memberikan ruang kepada setiap lembaga negara untuk menjalankan tugas sesuai kewenangannya.


Sumber: SamuderaTimur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *