Pemprov Maluku Tingkatkan Kualitas SDM Guru untuk Pemerataan Pendidikan Digital
Ambon – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru sebagai langkah strategis mendorong pemerataan pendidikan digital di seluruh wilayah kepulauan itu.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ambon, Rabu (8/4/2026), menegaskan bahwa pembangunan pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas SDM di daerah.
“Tidak ada cara lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Maluku selain melalui pendidikan,” kata Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pembangunan Pendidikan 2026
Ia menilai potensi Maluku tidak hanya terletak pada sumber daya alam, seperti perikanan, pertanian, dan pertambangan, tetapi juga pada kualitas manusia, khususnya sektor pendidikan yang harus terus diperkuat.
Menurut dia, sejumlah tantangan masih dihadapi, antara lain ketimpangan kualitas pendidikan antar-wilayah, distribusi tenaga guru yang belum merata, serta keterbatasan infrastruktur pendidikan, termasuk dalam menghadapi era digitalisasi.
“Masalah utama kita adalah ketimpangan kualitas pendidikan, distribusi tenaga guru yang belum merata, serta keterbatasan infrastruktur, termasuk dalam penguasaan teknologi pendidikan,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Pemprov Maluku mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), penguatan literasi digital, serta optimalisasi pemanfaatan platform pembelajaran daring untuk menjangkau wilayah terpencil.
Selain itu, pemerintah daerah berupaya memperluas akses infrastruktur pendidikan digital, seperti penyediaan jaringan internet di sekolah-sekolah, pengadaan perangkat pembelajaran digital, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi.
Data terakhir menunjukkan 1.902 guru di Maluku telah memperoleh sertifikat standar profesional atau memenuhi kelayakan dalam kegiatan belajar mengajar, yang menjadi modal penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di era digital.
Dirinya juga menekankan pentingnya menjaga etos kerja dan dedikasi tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi unggul.
Ia menambahkan konsistensi kebijakan pendidikan menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan terarah dan berkelanjutan, termasuk dalam upaya pemerataan pendidikan digital.
Untuk itu, Pemprov Maluku menerapkan pendekatan holistik-tematik, integratif, dan spasial dalam perencanaan pembangunan pendidikan guna memastikan program yang dijalankan tepat sasaran dan merata.
Lewerissa berharap, rapat ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi menjadi forum strategis merumuskan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku, khususnya dalam menjawab tantangan digitalisasi.
“Saya berharap melalui kerja keras dan komitmen kita semua, kita dapat mewujudkan sumber daya manusia Maluku yang unggul, kompeten, dan berkarakter,” ujarnya.
Sumber: Antara



Tinggalkan Balasan