Halteng – Suasana bahagia dan sedih terlihat pada momen kedua masyarakat Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, Kabupaten Halmahera Tengah maaf memaafkan.

Tangis haru pecah di tengah ribuan warga yang sebelumnya dipenuhi ketegangan berubah drastis menjadi hangat dan penuh keikhlasan.

Warga dari kedua desa tampak saling berpelukan dan berjabat tangan, menandai berakhirnya perselisihan yang sempat memicu keretakan hubungan sosial.

‎Momen emosional itu menjadi titik balik penting bagi kedua belah pihak untuk kembali merajut persaudaraan yang sempat terganggu dalam beberapa hari terakhir.

Momen ini menjadi sejarah dan langkah awal untuk mewujudkan harapan bagi masyarakat di kedua Deaa tersebut.

Penandatanganan kesepakatan damai pascabentrok dua desa di Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Selasa (7/4/2026). (Foto: Ical/IGMTV)

Keberhasilan ini tidak luput dari kerja keras semua tim baik Pemerintah Provinsi, pemerintah Kabupaten, TNI Polri dan semua pihak yang turut terlibat dalam memediasikan insiden ini.

Langkah ini menjadi simbol nyata kehadiran negara dan bisa memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

Dengan berakhirnya perdamaian ini masyarakat antara kedua Desa diharapkan bisa bersatu dan terus membangun persatuan ditengah masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Maluku Utara, Wakapolda Maluku Utara, Danrem 152 Babullah Ternate, Bupati Halmahera Tengah, Kapolres Halmahera Tengah, seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga semua lapisan masyarakat di kedua Desa tersebut.

Mari saling mendukung, membangun, mengingatkan. “Stop provokasi katong semua basudara”.


Reporter: Faisal E