Halteng – Jajaran Kepolisian Daerah Maluku Utara bergerak cepat mengevakuasi warga Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah, yang sebelumnya mengungsi akibat bentrokan antar kampung.

Pada Senin 6 April 2026 kemarin, rombongan warga pengungsi tiba dengan selamat di depan Gereja GMIH Desa Sibenpopo dalam pengawalan ketat aparat keamanan. Proses kepulangan berlangsung dengan tertib, kehadiran negara dalam memastikan rasa aman bagi masyarakat.

Dalam proses evakuasi tersebut, berbagai kendaraan dikerahkan, mulai dari bus dan truk milik Satuan Brimob, kendaraan TNI, hingga armada dari Polres Halmahera Tengah. Partisipasi masyarakat juga terlihat melalui penggunaan kendaraan pribadi untuk membantu mempercepat proses mengomunikasikan.

Setibanya di lokasi, warga langsung menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi mereka tetap stabil pasca pengungsian. Pemerintah daerah juga turut menyalurkan bantuan sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat terdampak konflik.

Melalui Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram menyatakan bahwa, langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Polri bersama TNI dan pemerintah daerah berupaya memastikan proses evakuasi berjalan aman, tertib, serta kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujarnya.

Kabidhumas menambahkan, pihak Kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui jalur damai dan hukum yang berlaku.

Langkah sigap dan humanis ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, namun juga sebagai pelindung dan pengayom yang selalu ada di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi situasi sulit.


Sumber: RRI Ternate