Pertamina Imbau Masyarakat Halteng tidak Khawatir Soal Stok BBM
Halteng – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU wilayah Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, berada dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Ispiani Abbas, dalam keterangannya yang dikutip di Ternate, Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lapangan dan dipastikan kondisi distribusi dan penjualan BBM berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.
Penegasan ini disampaikan Ispiani menyusul adanya antrean kendaraan di sejumlah SPBU pascalibur Lebaran yang sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
“Kami sudah melakukan pengecekan langsung ke SPBU. Stok masih tersedia dan tidak ditemukan adanya pelanggaran, khususnya terkait penjualan di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Ispiani.
Ia menjelaskan harga BBM di wilayah Maluku Utara tetap mengacu pada ketentuan resmi, yakni Solar subsidi sebesar Rp6.800 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, dan Dexlite Rp14.500 per liter.
Pertamina juga memastikan seluruh lembaga penyalur resmi telah menjual BBM sesuai dengan harga tersebut dan tanpa adanya penyimpangan.
Lebih lanjut, Ispiani menambahkan antrean yang terjadi di beberapa SPBU bukan disebabkan oleh kelangkaan BBM, melainkan meningkatnya aktivitas masyarakat setelah masa libur panjang Hari Raya Idul Fitri.
Kondisi ini dinilai sebagai fenomena yang wajar terjadi setiap tahun, terutama saat arus balik dan aktivitas ekonomi kembali berjalan normal.
“Antrean memang terjadi di beberapa titik, namun hal itu tidak berkorelasi dengan ketersediaan stok. Penyaluran BBM tetap berjalan setiap hari dan kami memastikan pasokan terus terpenuhi,” jelasnya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying), karena dapat memicu kepadatan di SPBU dan berpotensi mengganggu kelancaran distribusi.
Selain itu, masyarakat diingatkan agar hanya membeli BBM di lembaga penyalur resmi seperti SPBU, Pertashop, dan mitra resmi lainnya. Hal ini penting untuk menjamin kualitas produk, ketepatan takaran, serta kesesuaian harga dengan ketentuan yang berlaku.
“Pertamina tidak dapat menjamin kualitas maupun harga BBM yang dijual di luar lembaga penyalur resmi. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap membeli di tempat resmi,” tegas Ispiani.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Pertamina juga membuka akses informasi bagi masyarakat yang membutuhkan keterangan lebih lanjut terkait produk maupun distribusi BBM di wilayah Maluku Utara. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar.
Dengan adanya jaminan dari Pertamina ini, lanjut Ispiani, diharapkan masyarakat tidak lagi merasa khawatir terhadap ketersediaan BBM, serta dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal pascalibur Lebaran.
Sumber: Antara



Tinggalkan Balasan